Biarkan mata hati melihat dan kasih sayang yang memilih

Rabu, 17 Juni 2009

Hidup adalah suatu perjuangan dan perjalanan panjang untuk mencapai sebuah tujuan. banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyambung dan mempertahankan hidup ini. hidup juga adalah pilihan, dan dimana kita memilih kita juga harus mempertanggung jawabkan atas pilihan kita. Bumi memang sudah tercemar dengan polusi udara dan yang lainnya. begitu juga akhlak manusia juga sudah terpolusikan dengan gemerlapnya keindahan dunia yang semu. tidak lupa tentang kasih sayang, ibarat " ada uang abang disayang nggak ada uang abang ditendang". seperti banyak kita saksikan di televisi dan disekitar kita. kalo ditelevisi banyak artis sekarang yang heboh karna suaminya yang selalu menganiaya dan suaminya yang selalu selingkuh. contohnya yang lagi gempar di TV adalah kisah manohara dan si penyanyi dangdut cici paramida. Kenpa manohara sekarang lari dari suaminya dan menjelek2kan nama suaminya didepan publik. mungkin kita harus memaknai dalam-dalam dari kisah itu. manakah yang sebenarnya yang salah kita juga tidak tahu. apakah sebelum menikah mereka bener-bener cinta..? apakah siwanita hanya mencintai harta dari sang suami aja...? karna apa....? manohara menikah masih di usia yang sangat terlalu muda. apakah ibunya juga mau menikahkan anaknya kalo calon suaminya tidak kaya...? itu juga harus dipertanyakan. sama juga ma artis cici paramida, apakah kalo calon suaminya dulu tidak kaya dia juga mau dinikahi...?? apakah mreka menikah dengan benar-benar menggunakan rasa cinta..? kalo kedua artis itu menikah dengan rasa cinta dan kasih sayang, knapa mreka melaporkan suami mreka ke polisi...? apakah tidak bisa di selesaikan dengan rasa kasih sayang juga...? maka dari itu kalo kita mendengar suatu berita kita harus menyikapinya dari banyak segi. jangan langsung menyimpulkan mana yang salah dan mana yang benar sebelum kita berfikir dari beberapa sisi. dan semua itu dapat menjadikan pelajaran bagi kita buat memilih pasangan hidup kita.


dilingkungan sekitar kita banyak juga terjadi tragedi yang kisahnya juga tidak jauh dari siaran televisi. banyak para orang tua yang berkeinginan menikahkan putrinya dengan seorang lelaki yang kaya raya. terkadang dengan memaksakan kehendak dan tidak peduli dengan rasa cinta anaknya mreka seenaknya saja menjodohkan putrinya dengan alasan demi masa depan yang lebih baik. terkadang malah dari pihak putrinya sendiri, dia pengen banget punya pasangan yang kaya agar hidupnya kelak akan bahagia. ( terbukti cewek-cewek sekarang lebih mengutamakan harta dan status si laki-laki) yang jadi pertanyaan sekarang , apakah harta dan status bisa menjamin kehidupan kita akan bahagia di masa mendatang ? apakah kita tahu kalau harta mreka akan tetep ada dan tak akan habiz...??? dan tidakkah harta mereka bisa memperbudak kita nantinya..? dan bisa juga harta mereka yang kita banggakan sebelumnya menjadikan kita bagai anjing jalanan yang nggak ada artinya didepan mreka sama sekali. dan tidakkah kita berfikir kalau harta mereka menjadikan mereka semena -mena terhadap kita dan bisa juga menyakiti batin dan diri kita. tidakkah semua itu bisa menjadikan kita merenung...?
buat orang tua dan teman-teman , marilah kita berfikir kembali tentang kehidupan. karna ada kehidupan pasti ada yang menciptakan. kalau ada yang menciptakan brarti ada juga tempat kita buat mengadu dan bersandar. kita jadikan tempat bertanya mana yang baik yang akan kita lakukan. karena kasih sayanglah yang membuat kita itu damai dan merasa bahagia. kalau kita sayang dan cinta kepada Tuhan, kita pasti disayangi dan cintainya. kalau kita disayangi tuhan kita akan diberi segalanya oleh-NYA. jangankan cuma harta dan benda, kebahagiaanpun akan diberikan didunia maupun diakhirat. maka marilah kita melihat seseorang dengan hati dan naluri pada diri kita. dan apa bila kita memilih pasangan hidup kita tanyakan dulu pada Tuhan, agar kita nantinya tidak terjerumus dalam kesalahan yang bertopeng gemerlapnya dunia. dan biarkanlah mata hati kita yang melihat dan rasa kasih sayang kita yang memilih buat kebahagiaan kita. jangan biarkan mata telanjang kita membohongi kita dengan harta dan kekayaan buat menjerumuskan kita dalam kelalian tentang takdir Tuhan, yang akhirnya membawa kita pada kehancuran.

10 komentar:

The fraternity mengatakan...

Hmmm...
Ooom sabar ja pasti akan datang kelak jodoh yang lebih baik ....
sumpah..........................!

joresan freedom mengatakan...

amin..tapi comenmu gak pas ma bacaannya..hehe

♥adria♥ mengatakan...

hmmm harta mang bikin orang jadi buta ckckckck

Jidat mengatakan...

artis maneh? artis ki lek ngoprek koyo embuh, tapi lek tekawe gak di urus...

joresan freedom mengatakan...

adria : bner tuh kadang mata kita dibutakan ma harta...hehe

jidat : iyo boz..padahal TKW tu malah pahlawan devisa negara...

cah ndeso mengatakan...

aku setuju,ada uang abang disayang nggak ada uang abang ditendang,mergo cewek ponorogo ki matre kabeh,aku yo ngono,enek lagu "hati senang walau tak punya uang" iku aku yo ora setuju,buktine aku susah lek ra nduwe duit,angur rai elek tapi sugih duit tinimbang rai ngganteng ra nduwe duit,yoye?

joresan freedom mengatakan...

sip sip mas paris...pendapat sampean ket jua...hehehe

senoaji mengatakan...

Manohara dan cici paramida cerita sekali2 erlu ketemu dengan Siti Hajar atau Nur Aini, ngobrol dan cerita serta mendata seberapa lebar luka luar dan dalam masing2..

joresan freedom mengatakan...

iya mas seno....biar mata mreka melihat dan biar kuping mreka terbuka lebar...hehe

eka wijayanti mengatakan...

Hmm,
*merenung*

Posting Komentar

 
 
 
 
Copyright © JORESAN FREEDOM